Provinsi Sulawesi Tengah mengalami deflasi sebesar 0,18 persen secara bulanan atau month-to-month (m-to-m) pada Agustus 2026, yang menunjukkan adanya penurunan tingkat harga secara umum dibandingkan bulan sebelumnya. Sementara itu, secara tahunan atau year-on-year (y-on-y), Sulawesi Tengah mengalami inflasi atau kenaikan tingkat harga dan jasa secara umum sebesar 2,61 persen.
Berdasarkan Berita Resmi Statistik (BRS) Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tengah yang dirilis 1 September 2026, inflasi tahun kalender atau year-to-date (y-to-d) pada Agustus 2026 tercatat sebesar 2,92 persen.
Deflasi secara m-to-m terutama disumbang kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau dengan andil deflasi sebesar 0,21 persen. Komoditas yang menjadi penyumbang utama deflasi antara lain tomat, bawang merah, emas perhiasan, cabai rawit, dan ikan selar.
Komentar (0)
Masuk atau buat akun pengunjung terlebih dahulu untuk menulis komentar.